- Advertisement -

Kapolres Peduli Korban Bencana

Dairinews.co-Sumbul

            Kepala Kepolisian Resor (Kapolres)  Dairi Sumatera Utara, AKBP Januario Jose Morais menunjukkan rasa peduli kepada korban angin puting beliung di Kecamatan Sumbul, Rabu (28/02/2018).  Bersama Ketua Bhayangkari, Nyonya Nining Morais, sejumlah bahan pangan diserahkan secara simbolis.

Iklancovid

Bantuan Ketua Bhayangkari Daerah Sumut, Nyonya Roma Megawati Paulus Waterpauw turut disampaikan. Kegiatan dilaksanakan di Posko Penanggulangan di SMPN 3.

            “Janganlah dilihat dari nilainya. Kami berharap, lihatlah, bahwa kami peduli bapak, ibu dan saudara sekalian. Kita bersaudara. Polri adalah bagian dari masyarakat dan Polri hadir dan bekerja untuk masyarakat” kata Morais didampingi Wakapolres Kompol Togu Matanari, Kapolsek Sumbul AKP Gunsang Sirait  dan  beberapa pejabat utama.

            Morais mengatakan, turut prihatin atas cobaan menimpa penduduk. Dia menyaksikan betapa musibah itu menimbulkan kerusakan berat hingga korban jiwa.  Sebagai umat beragama, mari serahkan kehidupan kepada Yang Maha Kuasa. Semoga hari esok lebih baik. Tuhan pasti membuka jalan. Kita harus bangkit. Semangatlah!

            Kasubbag Humas Ipda Hardi Sianipar mengutarakan pihaknya mengalokasikab bantuan pangan. Diantaranya beras 35 sak,  minyak goreng 36 bungkus, mie instan,  gula pasir 35 kilogram, roti dan air mineral.

            Morais mengunjungi kediaman Aiptu Bela Sembiring yang turut jadi sasaran guncangan angin. Dia berharap,  personel itu jadi terladan di tengah warga.

            Camat, Tikki Simamora mengapresiasi empati Morais. Diutarakan, beberapa menit pasca bencana, pejabat dimaksud hadir di tengah warga. Keberadaannya turut memberi rasa nyaman.

            Sebelumnya, kepala Badan Penanggulangan bencana daerah, bahagia Ginting  menginformasikan, amuka  angin  merenggut 1 korban jiwa  atas nama Rikson Girsang. Ibu rumah tangga Endang Siboro dinyatakan mengalami keguguran kandungan akibat tertimpa reruntuhajn bangunan. Warga lainnya turut cedera. Sebanyak 134 rumah  didata rusak mengakibatkan 470 jiwa kehilangan tempat tinggal.

            Terpantau, penduduk mulai melakukan rehabilitas kediaman. (D01)

 

            

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.