- Advertisement -

Samuel Pasaribu Raih Medali Perak Olimpiade Biologi Internasional, Beasiswa S2 ke Luar Negeri

Dairinews.co-Sidikalang

Samuel Kevin Pasaribu siswa Kelas  11 SMA Del Laguboti Kabupaten Toba Samosir Sumatera Utara  mengharumkan nama Indonesia di kancah pendidikan. Pendeta Jinglesh Pasaribu ayah Samuel melalui pesan singkat elektronik, Minggu (22/07/2018) menginformasikan, putranya meraih medali perak pada olimpiade sains biologi internasional ((International Biology Olympiad, IBO)  di Teheran Iran.

Pengumuman tersebut diterima, Sabtu (21/07/2018) malam waktu Medan. Jingles menyebut, 4 delegasi asal Indonesia memperoleh medali serupa. Hanya saja, Kevlin mencatat posisi  terbaik ke 5 dari seluruh peserta. Kala seleksi di Indinesia, Kevin  menempati peringkat ke 3. Berkat kegigihan dan optimisme, ketika  pertandingan digelar, capaian membaik hingga melompat ke urutan ke 5 dunia.

- Advertisement -

Hadiah apa yang digondol Kevin? Menurut Jingles, info pasti, bahwa kevin berhak atas beasiswa sampai S2 di luar negeri. Sedang gelar sarjana (S1) wajib diselesaikan di Indonesia. Kemungkinan perolehan dana, belum diketahui.

Jingles menyebut, metode  perlombaan itu  menyuguhkan apresiasi kepada figur-figur cerdas.  Sesungguhnya  semua peserta berhak mendapat medali emas, perak dan perunggu. Tak ada istilah juara 1. Penyelenggara membuat passing grade untuk emas, perak dan perunggu. Siapa yang mampu mencapai skor yang ditentukan, otomatis  berhak membawa pulang. Bila tak mencapau batas minimal, tentunya  harus menerima realitas.

“Saya sedang menuju Jakarta untik menjemput Kevin. Rombongan seang perjalanan pulang ke Indonesia” kata  Jinglesh.

Siapakah Kevin? Pria berbadan tambun ini adalah generasi bangsa dilahirkan  dari rahim bunda Jojor Silaban, tenaga pengajar di Akper Dairi. Dia menyelesaikan pendidikan SD di Desa Sitinjo 2 Kecamatan Sitinjo. Seterusnya berada di posisi puncak ketika mengikuti  pendidikan di SMP Negeri 1 Sidikalang. Mereka beralamat di Jalan Multi Panji Bako.

Saat seleksi ke SMA Dell, Kevin sempat kesulitan lantaran sakit. Dia kemudian ikut tes di Medan dengan nilai fantastis.

Congratulation for Kevin…

Thank’s  to the Lord. Njuah-juah, horas, mejuah-juah. (D01)

Ruangan komen telah ditutup.