- Advertisement -

Bayar Rp850 Ribu, Janda Miskin Rustina Sitanggang Sempat Dijanjikan Dapat Bedah Rumah

Dairinews.co-Sumbul

Rustina boru Sitanggang (43) beralamat di Sikunihan 2 Desa Pegagan Julu 2 Kecamatan Sumbul  Kabupaten Dairi Sumatera Utara hanya bisa mengelus dada, merasa sebagai korban angin sorga dan dugaan penipuan oknum perangkat desa.

Iklancovid

Rustina didampingi  2 keluarga tereliminasi dalak program bedah rumah ditemui di Sumbul, Senin (17/12/2018) menerangkan, dirinya sudah membayar Rp850 ribu kepada oknum kepala lingkungan berinisial  PM. Uang itu disebut buat beli minyak dan urusan administrasi termasuk biaya pendataan.

Namun ditunggu sekian lama,  kegiatan tersebut tak kunjung terealisasi. Sementara warga di sekitarnya sudah masuk tahap  pelaksanaan.       Uang itu diberi dalam 4 tahap.

Diutarakan, penyetoran  rupiah itu merupakan syarat  untuk diikutkan sebagai peserta bedah rumah. Dia kian percaya lantara namanya dipanggil untuk pembukaan rekening tabungan di Kantor Camat medio Nopember 2018. Pertemuan dimaksud dihadiri pegawai dari Sidikalang.

Ironisnya, jelang  pengorderan bahan bangunan, dirinya tak lagi diundang buat diskusi.  Menurutnya  PM mendatanginya seraya menawarkan sepucuk surat.  Janda ini menyebut, dia tak sempat membaca isi lembaran. Hanya saja, diinformasikan bahwa  dia jangan berharap kebagian tahun ini. Kalaupun dikucurkan, pelaksanaan April 2019.

“Sayalah paling miskin. Tinggal di rumah berlantai tanah dan atap bocor dan karatan. Dinding sudah lapuk. Aku jadi korban penipuan” kata  Rustina.

Camat, Tikki Simamora mengatakan, sudah mendengar issu-issi seputar pungli. Hal itu sudah ditanyakan kepada kepala desa, Diperoleh jawaban, kabar itu tidak benar.

Simamora menjelaskan, camat tidak terlibat dalam pendataan maupun proses lanjutan bedah rumah. Hanya saja, ketika timbul masalahl dirinya terpanggil secara moral untuk menelusuri. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.