- Advertisement -

ASN Dairi Kembangkan Turbin Mini Pasok Listrik Untuk Pengembangan Kolam Ikan

Dairinews.co-Sitinjo

Dimasa pandemi corona virus disiase 2019 (covid-19), butuh inovasi, kreasi serta kerja keras. Dimana, covid-19 telah melemahkan semua sektor, salahsatunya sektor ekonomi. 

Menyikapi hal itu, Rinto Hotmauli Hutauruk SH aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Dairi, mamfaatkan aliran sungai memutar turbin mini mikro hidro mendukung pasokan listrik untuk penerangan kolam ikan miliknya di Desa Sitinjo 2 Kecamatan Sitinjo, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Ditemui Dairinews.co, Senin (24/8/2020), Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Masyarakat pada Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Dairi itu menerangkan, bukan saya penemu turbin ini tetapi pengetahuan ini perlu kita kasitau sama masyarakat, ucap Rinto.

Turbin mini mikro hidro yang dia mamfaatkan masih berkapasitas kecil, maksimal menghasilkan energi listrik 400 watt. Untuk memutar turbin mini ini, debit air 6-10 inci sudah bisa. Kita tinggal mengatur debit air dan tekanan air sehingga putaran turbin maksimal.

Artinya, kebutuhan penerangan kolam ikan kita ini cukuplah, sebutnya. Ide pemamfaatan air sungai untuk pembangkit listrik, muncul karena jarak kolam dengan pemukiman agak lumayan jauh ada sekitar 700 meter. Sehingga bila menarik kabel PLN butuh modal agak besar, ujar Rinto.

Rinto Hotmauli Hutauruk SH menunjukkan salahsatu titik lampu yang sudah menyala hasil produksi turbin mini di kolam miliknya di Desa Sitinjo 2.(Dairinews.co).

Rinto mengatakan, bagi masyarakat yang mau mengembangkan turbin mini ini, bisa menghubungi saya, dan saya siap membantu. Sumber energi ada dimana-mana, baik air, udara maupun sinar matahari bisa kita mamfaatkan untuk energi listrik mendukung usaha yang kita geluti, asalkan kita mau belajar, paparnya.

Pengembangan energi baru terbarukan ini, biayanya sangat terjangkau sehingga masyarakat terbantu melalui pemamfaatan sumber daya alam, katanya. Sementara itu, terkait usaha perikanan darat, untuk masyarakat Kabupaten Dairi ini kesempatan baik.

Dimana pada bulan Juli lalu, kawasan Danau Toba telah ditetapkan menjadi Unesco Global Geopark (UGG), Kabupaten Dairi termasuk didalamnya yakni kecamatan Silahisabungan. Sebelumnya, pemerintah pusat juga telah menetapkan kawasan Danau Toba salahsatu kawasan Pariwisata strategis nasional.

Sehingga kawasan Danau Toba akan bersih dari keramba jaring apung (KJA). Dengan demikian, peluang peternakan ikan darat seperti ikan nila, lele serta ikan mas semakin terbuka untuk dikembangkan masyarakat memenuhi pasokan ikan bagi pasar domestik, sebut Rinto. 

Rinto mengungkapkan, membuat pembangkit listrik dari pemamfaatan air sungai serta pengembangan ternak ikan darat menciptakan kemandirian masyarakat yang tidak tergantung pada bantuan pemerintah apalagi dimasa pandemi covid-19.

Kita bisa memamfaatkan lahan yang terbengkalai untuk kolam ikan didaerah aliran sungai untuk menambah penghasilan keluarga, ungkapnya. ASN tersebut mengajak masyarakat mendukung pemerintah dibawah kepemimpinan Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Berutu untuk mewujudkan perubahan menuju Dairi Unggul melalui karya atau usaha yang bisa dibuat walaupun sekecil apapun bentuknya, ungkap Rinto.(D03). 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.