- Advertisement -

Jalan Alternatif di Lae Sirambon Diblokir Warga

Dairinews.co-Sidikalang

Jalan alternatif Sidikalang-Medan di Lae Sirambon Desa Sitinjo Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi Sumatera  Utara diblokir warga, Senin (22/2/2021) sekira pukul 11.00 Wib. Penduduk menutup jalan dengan membentangkan batu besar.

Antan Kudadiri (37)  mengatakan,  penggunaan ruas itu sebagai sarana alteratif mengganggu kenyamanan. Pada musim kemarau seperti sekarang ini, permukiman itu penuh debu.Masyarakat berpotensi terserang infeksi  saluran.

“Maaf saja, kalau hidung dikorek, tebalnya minta ampun. Itu terjadi hingga anak-anak” kata Antan.

Sementara itu, penyiraman dilakukan pemerintah sangat minim. Sepertinya asal lewat. Diterangkan, mereka akhirnya menmbuka blokade setelah ada garansi dari Camat Sitinjo, Nelfita Tanjung. Katanya, akan disiram 3 kali sehari. Sejumlah polisi turun ke lokasi membantu mediasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Rahmatsyah Munthe mengatakan, Bupati, Eddy Keleng Ate Berutu sudah memerintahkan agar penyiraman dilakukan sesering mungkin. Pemerintah memiliki beberapa mobil pemadam kebakaran. 1 unit wajib stand by.

Rahmatsyah menerangkan,  ruas itu dipakai buat alternatif menyusul akses utama di Panji Bako longsor 6 Januari 2021. Ditanya kapan pembenahan di jalur utama selesai? Sesegera mungkin. Diakui, dulunya Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Kementerian PUPR, Simanjuntak melapor ke Bupati bahwa penanganan butuh waktu 3 minggu. Namun hingga kini belum rampung.

Rahmatsyah juga belum bisa menerangkan,  bagaimana ganti rugi terhadap pemilik lahan korban longsor di  hilir. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.