Menabrak, Sopir Truk Ekpedisi ‘Dimassakan’ Warga di Simpang III Sitinjo

Dairinews-Sidikalang

Nada Berisi boru Simamora (18) warga Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo meninggal usai ditabrak truk ekpedisi yang membawa jeruk manis, Jumat (16/9) sekira pukul 21.00 Wib di Desa Sitinjo sekitar lima puluh meter dari Simpang III.

Truk ekspedisi dengan nomor polisi B 9745 TCE yang dikendarai Muhyi (28) warga Lampung, dan Rudianto (34) warga Bogor Rejo, Gedung Tata, Kabupaten Pesawaran Lampung, sebagai kernek.

Hal itu dijelaskan Kasat Lantas Polres Dairi AKP L Marpaung melalui Kanit Laka Aiptu Olo Aritonang, kepada wartawan, Sabtu (17/9) di Sidikalang. Kejadian itu diduga rem blong, akibat terlalu panas. Truk yang berisikan jeruk menis itu hendak menuju Lampung, tetapi terlebih dahulu menuju kota Sidikalang, sehingga melewati Simpang 3 yang merupakan jalur jalan menuju Lampung.

Sementara itu, Rudianto menyebutkan, mobil yang dikendarai rekannya datang dari Medan menuju Sidikalang, kala itu kecepatan tidak terlalu tinggi. Namun, karena ingin mengelakkan angkot yang sedang berhenti, sopir memutar stir ke arah kanan. Karena rem macet, mobil merengsek keluar dari badan jalan ke arah kanan.

Diwaktu yang bersamaan, lanjut Rudianto, Nada Simamora yang mengendarai sepeda motor Supra dengan nomor polisi BK 5013 XAG datang dari arah Sidikalang. Mungkin karena dia gugup, kata Rudianto, Nada juga membawa sepeda motor ke arah kirinya, sehingga terjatuh dan kemudian ditabrak truk.

Setelah menabrak korban, sopir sempat dipukuli warga karena berusaha melarikan diri. “Karena sopir juga gugup akibat menabrak, sehingga dia berusaha melarikan diri,” sebutnya.
Menurutnya, Nada hembuskan nafas terakhir dilokasi kejadian. “Begitu kena tabrak, saya yang langsung mengangkat korban, saat diangkat, sudah tidak bergerak lagi,” ucapnya.(D04)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.