- Advertisement -

Tabo Bah… Sekali Panen Buah Naga Rp70 juta

Dairinews-Sibura-bura

Banyak cara mendapatkan  uang. Salah satu  syarat, mesti ulet. Bertani, juga adalah jalan memperoleh rupiah dalam bilangan besar, layaknya seorang pengusaha.

 

 

Syarifuddin Sigalingging (26)  petani di Jalan  Pahlawan Panji Sibura-bura Kelurahan Batang Beruh Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Rabu (21/9/2016) mengatakan, mengandalkan  tanaman buah naga sebanyak 315 batang di lahan seluas 5 rante, mereka bisa menimba ilmu hingga pendidikan tinggi. 3 orang dalam perkuliahan dan 2 anak di level SMP serta 1 di kursi SD

 

 

“Holan manuan buah naga on do hangoluan nami. Dang pola bidang tano na. Alai ingkon nunut diulahon” kata Syarifuddin.

 

 

Dijelaskan, pada musim panen raya menjelang Hari Raya Idul Fitri kemarin, mereka mengantongi penjualan Rp70 juta sekali petik. Tanaman  berumur 5 tahun tersebut memberi produksi 2,5 ton. Harga jual ke toke bervariasi antara Rp30 sampai 40 ribu per kilo. Tergantung musim.

 

 

“Pokoknya sudah pernah terima uang Rp70 juta sekali panen” kata Syarifuddin putra dari pasangan suami istri Jaharap Sigalingging/Sondang Matanari. Tabo hian ma hepeng na.

 

 

Dijelaskan, saat ini, buah naga juga sedang panen.  Keluarga ini memenuhi permintaan  toke ke Kabanjahe,  Medan, Padang, Pekan Baru dan Jakarta. Satu orang saja  minta 200 kilo, uangnya sudah berapa?  Las roha na mangulaon. Tarlumobi, hauma na di pudi ni jabu. Dang pola repot mengurus. Ingkon ias jala godang napu asa  ramos parbue na. Satu setengah tahun setelah tanam sudah panen.  Petikan mulai menanjak pada umur 2 tahun.

 

 

Selain ekspor, kata Syarifuddin,  pihaknya juga mengecer di depan rumah. Sistemnya main petik sendiri.  Pembeli  dapat melihat langsung  batang sembari menikmati  udara segar.  Bila ingin memesan bibit, tonggak dan buah,  Syarifuddin mengatakan menerima telepon di nomor 082161088866 dan  082366297375. Kalau melintas di Jalan  Sidikalang-Medan di bilangan Panji Sibura-bura, tengok aja ada  jajaan buah. Nah, itulah kami.(D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.