- Advertisement -

KPU Luncurkan Maskot & Tahapan Pilkada Dairi 2018

Dairinews.com-Sidikalang

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dairi, Sumatera Utara gelar peluncuran maskot dan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati / Wakil Bupati Dairi periode 2019-2024 pada Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang.

Iklancovid

Peluncuran maskot dan sosialisasi tahapan Pilkada dimaksud, Kamis (26/10/2017) di Bale Karina Sidikalang dipimpin Ketua KPU Dairi, Sudiarman Manik didampingi Komisioner lainnya Verianto Sitohang, Jenny Solin, Freddy Sinaga serta Hartono Maha.

Hadir Bupati KRA Johnny Sitohang Adinegoro, Sekda Sebastianus Tinambunan, Kapolres AKBP Januario Jose Morais, Ketua PN, Mangapul Saragih, mewakili Kejari serta Komisioner KPU Sumut, Yul Hasni, Ketua Panwaslih, Jadi Surirang Berutu. Ketua panitia juga Sekretaris KPU, Gamal Purba melaporkan kegiatan dimaksud.

Gamal menyebut, peluncuran tahapan Pilkada dimaksudkan supaya seluruh penyelenggara pemilu, elemen masyarakat, pemerintah dan TNI-Polri satu rasa dan pemahaman dalam penyelenggaraan pesta demokrasi sehingga bisa berjalan lancar, jujur serta berintegritas.

Peluncuran juga bertujuan untuk menghimbau dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada mendatang, ucapnya. Komisioner KPU Sumut, YUL Hasni mengatakan, peluncuran tahapan Pilkada Dairi ini bertujuan agar bersama-sama mengawasi proses penyelenggaraan pemilu tersebut. Partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam menentukan pemimpin Dairi kedepan.

Yul Hasni menyebut, pada Pilkada serentak 27 Juni 2018 target partisipasi pemilu sebesar 77,05 persen. Kita harapkan pastisipasi masyarakat dalam pemilu mendatang bisa lebih tinggi lagi, ungkapnya. Kapolres AKBP Januario Jose Morais menegaskan, Polri siap mengawal pelaksanaan Pilkada serentak pemilihan Bupati/Wakil Bupati Dairi.

Lakukan tahapan dengan baik dan jangan melanggar hukum, tandasnya. Sementara itu, Bupati KRA Johnny Sitohang mengapresiasi peluncuran tahapan Pilkada Dairi 2018. Kegiatan itu salahsatu sosialisasi kepada masyarakat sehingga penyelenggaraan Pilkada Bupati/Wakil Bupati Dairi bisa berjalan baik tanpa ada keributan.

Johnny Sitohang mengatakan, pada Pilkada tahun 2013 silam, diakui sangat menyeramkan. Dimana, waktu itu, Johnny Sitohang ikut salahsatu kandidat calon Bupati. Kerusuhan dan pembakaran terjadi menyebabkan kerugian bagi kita sendiri. Untuk itu, kata Sitohang, kejadian itu tidak perlu terulang.

Sehingga, penyelenggara yakni KPU dan pengawas Panwaslih supaya bekerja dengan baik dan bisa menyatukan persepsi supaya pelaksanaan pesta demokrasi bisa berjalan baik dan damai, tandasnya. Ketua KPU Dairi, Sudiarman Manik menerangkan tahapan Pilkada dan persyaratan bagi para calon Bupati/Wakil Bupati.

Dijelaskan, KPU akan melakukan identifikasi pemilih. Dimana identifikasi dimaksud adalah bahwa pemilih yang berhak memberikan hak suara harus memiliki elektronik KTP (e-KTP). Bilamana tidak memiliki e-KTP namun sudah melakukan perekaman dengan sistem dimiliki Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil itu diperbolehkan, ungkapnya.

Sementara untuk persyaratan calon, bagi calon perseorangan syarat dukungan KTP sebesar 10% dari DPT. Jika misalnya jumlah DPT Dairi sebanyak 240 ribu lebih, maka dukungan KTP sebanyak 20,450.  Dan ke 20 ribu lebih dukungan KTP dimaksud harus tersebar minimal di 8 Kecamatan dari total 15 Kecamatan di Kabupaten Dairi. Sementara dari jalur Parpol, syarat dukungan 20% dari kursi DPRD yakni sebanyak 7 kursi dan bisa juga menggunakan akumulasi suara sah DPRD. Sementara dana Pilkada Dairi 27 Juni 2018 mendatang sebesar Rp.34 miliar, sebut Sudiarman (D03).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.