Dairinews.com-Sidikalang
Seorang ibu rumah tangga diketahui bernama Maria Siska Tarigan terpaksa dirawat di RSU Bhayangkara Medan. Perempuan bertempat tinggal tak jauh dari SMK Sitinjo Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi Sumatera Utara itu mengalami luka memar di bagian mata sebelah kiri serta luka di kepala. Diduga dibogem suami yang juga anggota Polri berinisial Aipda NK.
“Matanya bengkak. Memar membiru. Kepala juga luka” kata sumber, Jumat (17/11/2017).
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Dairi ABP Januario Jose Morais melalui Kabag Sumda Kompol Helmi Yahya didampingi Kasi Propam Iptu Sehat Girsang membenarkan, sudah menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Laporan belum dibuat lantaran korban sedang mengikuti scanning di Medan. Itu diperlukan untuk mengetahui, apakah ada pengaruh terhadap organ kepala serta upaya pemulihan.
Helmi belum bersedia menjelaskan lebih jauh. Tunggu Kapolres aja, kata dia.
Informasi diperoleh Dairinews.com menyebut, ibu dari 4 anak itu datang ke Kasi Propam di Mapolres di Jalan Sisingamangaraja Sidikalang, Rabu (15/11/2017) sekira pukul 09.00 Wib. Baru lima menit bicara dengan petugas, Maria langsung pingsan. Perempuan berambut lurus itu langsung dilarikan ke klinik guna mendapatkan pertolongan. Sesudahnya, korban bisa sedikit bercerita. Korban kemudian dirujuk ke RSU Sidikalang. Dari sana, Maria dibawa ke Medan untuk perawatan lanjutan.
Sumber menyebut, suami korban sudah 2 hari tak masuk kantor. Seyogianya dia bertugas di Seksi Propam. Sebelumnya, rutin bekerja. Personel itu tidak punya catatan negatif selama berkerja sebelumnya. NK tidak bisa dihubungi lantaran telepon selluernya juga dimatikan.
“Mungkin dia malu makanya tak ke kantor” ujar sumber. Dibenarkan, terdapat pembengkakan di mata kiri dan luka di kepala. Soal apa penyebab amarah memuncak, belum diketahui pasti. (D01)