- Advertisement -

Penduduk Luar Diduga Terlibat Pilkada

Dairinews.com-Sidikalang

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Dairi, AKBP Januario Jose Morais saat coffee morning dengan wartawan di Sidikalang, Rabu (21/02/2108) membenarkan , warga luar terindikasi terlibat dalam pilkada Dairi.

Iklancovid

“Ada penduduk luar terlibat di pilkada Dairi” kata Morais didampingi Kasubbag Humas Ipda Hardi Sianipar. Sehubungan itu, Morais sudah koordinasi dan membuat  nota kesepahaman dengan Kapolres Karo dan Kapolres Pakpak Bharat guna meminimalisasi potensi gangguan kamtibmas dimaksud.

Dia berharap, semua pihak berkomitmen  mewujudkan pilkada damai dan berintegritas. Biarlah kandidat menyampaikan program  pembangunan kepada masyarakat.  Menurutnya, perlu dukungan terhadap warga untuk melaksanakan hak pilih tanpa intervensi dan intimidasi. Silahkan  pemilih menentukan  siapa calon pemimpin yang dianggap lebih baik.

Lebih lanjut, Morais juga mengingatkan aparatur sipil negara  (ASN) menjaga neralitas. TNI-Polri dan aparatur pemerintah tidak boleh terlibat dalam politik praktis.  Bukan masalah jam kerja atau seragam. Pribadi melekat dengan status kepegawaian.

“Hingga saat ini, mudah-mudahan internal kepolisian netral, berjalan di koridor. Bila ada menyimpang silahkan dilapor” ujar Morais didampingi Kasubbag Humas Ipda Hardi Sianipar.

Terpisah, anggota Komisi 3 DPR RI, DR Junimart Girsang  mendesak Kapolres melakukan penindakan terhadap oknum aparatur yang terlibat pilkada. Siapapaun dia, proses! Aturannya sudah jelas. Memberi like saja di media sosial tidak diperbolehkan. Apalagi terjun dalam aksi dukung mendukung, tentu dilarang.

Bupati, Johnny Sitohang pada deklarasi pilkada tanpa politik uang dan politisasi SARA belum lama ini  menyindir kehadiran PNS.

“ASN dari Jakarta, Medan dan Karo tidak boleh ikut  campur. Apalagi dari Pakpak Bharat” tandas Johnny. Menurutnya, salah satu kunci pilkada damai adalah ketegasan  penyelenggara dan pihak keamanan.

Terpantau, pada pencabutan   nomor urut calon urut  di Bale Karina Sidikalang, Selasa (13/02/2018), seorang mantan kepala desa dari Kabupaten Pakpak Bharat  hadir dalam kegiatan. Dia sempat berdialog dengan istri kandidat bergaun putih yang duduk di kursi depan. (D01)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.