- Advertisement -

Oppung Usia 82 tahun Dilapor Kasus Dugaan Percobaan Pemerkosaan

Dairinews.co-Sidikalang

            Oppung usia 82 tahun berinisial BS  dilapor ke Kepolisian Resor Dairi Polda Sumut di Sidikalang, Sabtu (21/04/2018). Pengaduan terkait dugaan pemerkosaan terhadap gadis atas nama   Megawati Sinaga (24)  beralamat di Sosor Sikula Desa Hutaimbaru Kecamatan Siempat Nempu.

Iklancovid

            Nurita boru Marmata (53), ibu korban menerangkan, dugaan perbuatan bejat dilakukan terlapor di  perladangan jagung di belakang rumah.

 Ceritanya begini.  Setiba pulang belanja dari Pasar Sidikalang, putrinya bertanya,  ikan apa yang dibeli mama.

            “Ikan laho arsikon ma” kata Nurita bergelar Oppu Niko. Namun, Oppu Niko lupa membeli bumbu bunga rias. Sehubungan itu, dia  meminta Megawati agar mengambil di belakang rumah. Perempuan itupun menurut lalu beranjak.

            Beberapa saat kemudian, tetangga, boru Nainggolan masuk  ke rumah untuk minta kunyit. Oppu Niko menjawab, agar diambil saja di  belakang rumah. Tamu itu juga bertanya seputar keberadaan  Megawati.

            “Tunjukkanlah dulu dimana  tempat kunyitnya” pinta boru Nainggolan sebagaimana ditirukan Oppu Niko. Lalu, keduanya melangkah  sekitar 10 meter dari dapur.

Boru Nainggolan , yang juga mamak tua Megawati penasaran, kenapa Megawati tak kunjung balik.  Oppu Niko kemudian memanggil-manggil tetapi tak ada sahutan. Dia berjalan  ke arah bunga rias.

            Betapa terkejutnya, Oppu Niko menyaksikan dengan  mata kepala sendiri, putrinya ditindih Oppung yang tak lain adalah tetangga rumah. Dengan sekuat tenaga, spontan saja Oppu Niko menarik  baju terlapor sembari menjerit. Tak lama berselang, boru Nainggolan pun mendekat. Beberapa saat kemudian, beberapa warga  meluncur ke TKP. Oppung diketahui status duda itu pergi.

Kasus pun bergulir ke proses hukum. Megawati membuat pengaduan percobaan pemerkosaan diregistrasi dengan nomor STPL/62/IV/2018/DR/SU/SPK. Visum sudah diambil pihak RSU Sidikalang.

Oppu Niko mengakui, putrinya punya gangguan. Yakni mengidap penyakit  epilepsi. Terkadang, penyakit sawan kambuh. Dalam situasi normal, dia bisa mengingat apa yang dialami. Menurutnya, terlapor sudah lama menyendiri di kediaman.  Statusnya duda. Sedang suami Oppu Niko, meninggal setahun lalu.

Megawati menyebut, dia ditawari uang oleh terlapor, namun ditolak. Tak lama berselang, jadi korban asusila. Keluarga berharap, kasus tersebut segera dituntaskan. Kalau tidak, mereka merasa tidak nyaman.

            Kapolres AKBP Erwin Wijaya Siahaan melalui Kasubbag Humas Ipda Hardi Sianipar membenarkan adanya pengaduan. Laporan telah diterima. (D01)

         

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.