- Advertisement -

Kementerian PUPR belum Perbaiki Tebing Curam di Pintu Angin

Dairinews-Sidikalang
Anggota DPRD Sumut, Leonard Surungan Samosir, Rabu (27/7/2017) berharap, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian PUPR menunjukkan empati kepada masyarakat. Harapan itu disampaikan menyusul pembiaran jalan dan tebing nan seram di Pintu Angin Penatapen Dusun Aek Hotang Desa Pangambatan Kecamatan Merek Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Legislator dari partai Golkar ini menyebut, area menakutkan sudah berlangsung bertahun-tahun bahkan lebih dari 7 tahun. Namun, langkah konkret bagi penyelamatan pengendara sepertinya minim diterapkan. Padahal, pejabat pusat hingga propinsi kerap lewat di sana. Dia mempertanyakan, sampai kapan BBPJN membiarkan rakyat dalam kecemasan.

Iklancovid

Dikatakan, jalur itu adalah lintasan utama menghubungkan Medan menuju Dairi, Pakpak Bharat, Humbahas, Toba Samosir, Samosir dan kabupaten/kota di Propinsi Aceh. Ratusan kendaraan termasuk bermuatan CPO, bahan bangunan dan pangan mempergunakan akses ini.

Kalau tak konsentrasi, atau komponen kendaraan aus, pengendara dan penumpang bisa terjun bebas. Terbukti, belum lama ini, satu keluarga tewas naik mobil di titik itu usai mengikuti pesta. Tuikungannya sangat tajam sementara di salah satu sisi tak ada pembatas.

Pantauan wartawan, beberapa pria mengambil alih pengamanan jalan. Mereka mengatur lalulintas agar terhindar dari celaka. Pendi Munte dan rekan mengatakan, mereka menjadi relawan selama setahun lebih. Siang malam, hujan terik, area itu tetap dijaga. Pengalaman Pendi, ketika pemuda tak siaga, pengendara sering sekali mengeluh, kok tak diawasi? Kerinduan itu diterima dari sopir bus umum yang melintas setiap hari. Jalur itu amat sempit. 2 truk besar tak bisa papasan. Bahkan, antar kendaraan pribadi juga mesti mengalah bila bertemu. Sebagai sandi ruas aman, mereka memasang tali memanjang berikut gantungan botol air mineral.

Pendi mengatakan, tak pernah memaksa pengemudi memberi ‘uang pengertian’. Dipastikan tak merungut andai tak dikasih. Mudah-mudahan, pengendara di belakangnya membuka hati. Walau siang hari, kata Pendi, udara di sana tetap dingin menyusul tiupan angin nan kencang. Gubuk saja bisa ‘maruppak’ (roboh- red).

Diakui, pos tersebut pernah disinggahi anggota DPR RI fraksi PDIP DR Junimart Girsang. Kehadiran legislator itu guna memberi dukungan sembari menengok lebih dekat bahaya infrastruktur buruk. Pendi membenarkan, menerima kartu nama politisi itu. Bila ada mengganggu, Junimart siap membantu.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.