Dairi dan Pakpak Bharat Incaran Industri

Dairinews-Sidikalang
Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat Sumatera Utara akan menjadi incaran investor besar bergerak di bidang industri. Alokasi proyek pembangunan transmisi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) 150 kilovolt (KV) merupakan salah satu pendukung sekaligus persyaratan investasi.

Demikian disampaikan tim teknik proyek pembangunan transmisi PLN 150KV jalur Sidikalang-Salak, Jhonson Situmorang di Sidikalang, Kamis (15/9/2015). Pengembangan sebuah wilayah menjadi kota jasa dan industri, sangat tergantung pasokan energi. Mau bikin pabrik atau pengolahan apapun, pemodal terlebih dahulu bertanya, bagaimana dengan listrik?

Situmorang berpendapat, kedua daerah otonom ini sangat beruntung lantaran mendapat atensi Presiden Joko Widodo. Dikatakan, kegiatan dimaksud merupakan bagian dari program nasional pembangunan listrik berkapasitas 35 ribu megawatt. Karenanya, pendirian pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) turut menjadi kata kunci menggapai sukses.

Produksi energi dijual ke PLN. Kemudian, badan usaha milik negara ini mendistribusikan ke konsumen secara interkoneksi. Listrik bisa dikumpul di satu atau beberapa lokasi kemudian disalurkan sesuai kebutuhan konsumen. Inilah kehebatan teknologi.

Diterangkan, proyek tersebut dimulai Agustus kemarin dan berakhir Oktober 2016. Ditarget, daerah ini akan terlepas dari pemadaman, kecuali oleh faktor bencana alam. Diungkapkan, kenapa pakpak Bharat sering kena pemadaman? Bahwa memang pasoan energi dari Sidikalang relatif kcil. Hanya kisaran 20 KV. Padahal, dalam proses penghantaran, masih terjadi losses.

Situmorang mengapresiasi keterbukaan penduduk khususnya warga jalan Air Bersih Sidikalang dalam berkomunikasi. Kendala pelepasan lahan dan area terkait berhasil diselesaikan dalam tempo singkat. (D01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.