- Advertisement -

Proyek Pematangan Lahan MTQ Diduga Bermasalah

Dairinews-Sidikalang

Proyek pematangan lahan  pelataran  lokasi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di Desa Bintang Mersada Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi Sumatera Utara  diduga bermasalah.

 

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Jisler Lumban Batu, Senin (7/11/2016) mengakui,  mengeluhkan kualitas pematangan lahan  yang ditangani Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air  tahun 2015.

 

“Jujur saja, permukaannya yang dulu mereng sekali.  Permukaan tanah tidak datar dan bergelombang” kata Jisler.  Dia dan Wakil Bupati Irwansyah Pasi sudah kunjungan lapangan terkait pematangan. Memang tidak matang dikerjakan. Keluhan telah disampaikan kepada Wakil Bupati. Bila ditengok, kurang baguslah. Tentunya, Wakil Bupati-lah memberi teguran kepada Dinas Cipta Karya.

 

Diakui, kini, permukan di arah timur dan barat masih berbeda atau tidak datar. Pihaknya mengikuti  apa adanya. Sebab, tidak mungkin melakukan pematangan sampai dua  kali. Kalau dilaksanakan, bakal muncul prasangka masyarakat. Sebagai solusi, terpaksa dilakukan penimbunan sirtu.

 

Jisler menerangkan, tahun 2016 ke lokasi tersebut digelontorkan dana Rp509,4 juta untuk pemasangan  gapura jalan, lampu jalan dan pelataran serta pengambilan air.

 

Ditanya tentang kualitas konstruksi yang banyak retak, khususnya pengunci  paving block, Jisler menerangkan,  tanggung jawab masih ada di tangan  kontraktor . Masa pemeliharaan masih berjalan. Nanti akan diperhatikan.

 

“Idealnya, masyarakat juga ikut menjaga asset. Namun faktanya, kotoran kerbau juga banyak di pelataran” kata Jisler. Dia kembali mengulangi, peletakan bangunan pada permukaan mereng, mengikuti  apa yang ditinggalkan Dinas Bina Marga. Pantauan lapangan, beberapa titik di kawasan itu juga tergenang.

 

Sebagaimana diketahui,  MTQ  tingkat Sumut tahun 2017 dipusatkan di Dairi. (D01)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.